Pendidikan Sejarah FISIPOL UNESA Berpartisipasi dalam East Java Heritage Expo 2025
fisipol.unesa.ac.id, Malang — Program Studi Pendidikan Sejarah FISIPOL UNESA turut ambil bagian dalam kegiatan East Java Heritage Expo (EJHE) 2025, yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur pada 4–6 November 2025 di Taman Krida Budaya Malang.
Kegiatan ini mengusung tema besar “Eksplorasi Warisan Kejayaan Jawa Timur” dengan berbagai rangkaian acara seperti lomba, seminar, dan pameran kebudayaan.EJHE 2025 menjadi wadah untuk memperkenalkan kembali kepada masyarakat tentang kekayaan peninggalan sejarah, cagar budaya, dan artefak yang merefleksikan perjalanan panjang Jawa Timur dari masa prasejarah hingga kemerdekaan.
Dalam kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Sejarah mengirimkan perwakilan dari Laboratorium Rumah Sejarah dengan mengusung konsep “SWEET HERITAGE”. Konsep ini menyoroti tradisi Manten Tebu, yang menjadi bagian penting dari warisan budaya agraris masyarakat Jawa Timur.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh secara finansial dan material dari pihak penyelenggara, menunjukkan kolaborasi nyata antara dunia akademik dan instansi pemerintah daerah.
Salah satu asisten Laboratorium Rumah Sejarah, Bagus, menyampaikan rasa bangganya dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini.
“Melalui pameran ini, kami tidak hanya memperkenalkan nilai budaya lokal, tetapi juga belajar bagaimana mengomunikasikan sejarah kepada publik dengan cara yang menarik dan interaktif. Ini pengalaman berharga yang menambah wawasan kami di luar ruang kelas,” ujarnya.
Partisipasi mahasiswa dalam East Java Heritage Expo 2025 menjadi wujud nyata implementasi FISIPOL UNESA terhadap Indikator Kinerja Utama (IKU) 2: Mahasiswa Mendapatkan Pengalaman di Luar Kampus. Melalui keterlibatan aktif ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam kegiatan kebudayaan tingkat provinsi yang memperkuat kemampuan akademik, sosial, dan profesional.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen FISIPOL UNESA untuk menghadirkan pembelajaran yang kolaboratif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat kontribusi civitas akademika dalam pelestarian nilai sejarah dan budaya bangsa
Penulis: NRA
Editor: NRA
Share It On: