Dosen FISIPOL Unesa, Awang Dharmawan, Terpilih sebagai Ketua ASPIKOM Jawa Timur
fisipol.unesa.ac.id, Surabaya - Awang Dharmawan, S.I.Kom., M.A., dosen Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), terpilih sebagai Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Jawa Timur.
Amanah ini menegaskan peran strategis Awang Dharmawan dalam pengembangan pendidikan tinggi ilmu komunikasi serta penguatan jejaring akademik di tingkat regional.
Selain menjabat sebagai Ketua ASPIKOM Jawa Timur, Awang Dharmawan juga mengemban tugas sebagai Kepala Pusat Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) UNESA.
Di bidang akademik, Awang Dharmawan mengajar sejumlah mata kuliah inti dalam kajian ilmu komunikasi, antara lain Komunikasi dan Perubahan Sosial, Marketing Politik, Marketing Sosial, serta Pengantar Ilmu Komunikasi.
Awang Dharmawan aktif melakukan penelitian yang relevan dengan isu pendidikan dan tata kelola sosial. Salah satu penelitiannya berjudul Communication Management Strategy in Implementing Recognition of Prior Learning to Enhance Village Officers' Competence in Indonesia yang dipublikasikan pada tahun 2024.
Riset ini menyoroti peran manajemen komunikasi dalam mengoptimalkan implementasi RPL guna meningkatkan kompetensi aparatur desa di Indonesia.
Kontribusinya juga tercermin dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Ia terlibat dalam program Pengembangan Media Alternatif ‘Radio Braille Surabaya’ dalam Peningkatan Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat terhadap Isu-Isu Disabilitas melalui Transformasi Media Digital Inklusif. Program ini bertujuan mendorong inklusivitas media serta memperluas akses informasi bagi kelompok disabilitas, khususnya penyandang disabilitas netra.
Terpilihnya Awang Dharmawan sebagai Ketua ASPIKOM Jawa Timur diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi ilmu komunikasi, mendorong pengembangan kurikulum yang responsif terhadap perubahan sosial, serta meningkatkan kontribusi akademisi komunikasi dalam menjawab tantangan pembangunan nasional. Capaian ini sejalan dengan komitmen UNESA dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4, yakni pendidikan berkualitas yang inklusif dan berkelanjutan.
Penulis: AFN
Editor: AFN
Share It On: