Program Studi Pendidikan Sejarah Sukses Gelar Guest Lecturer Bersama Pakar Sejarah Malaysia
fisipol.unesa.ac.id.,Surabaya – Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik sukses menyelenggarakan kegiatan Guest Lecturer dengan tema “Tracing the Shared History of Indonesia and Malaysia” pada Selasa, 23 September 2025. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah ini dilaksanakan di Gedung I6 Srikandi, FISIPOL, UNESA.
Kegiatan Guest Lecturer ini merupakan bentuk kolaborasi atas kerjasama antara Prodi Pendidikan Sejarah dengan beberapa instansi terkait di Malaysia seperti Persatuan Sejarah Malaysia, Universitas Malaysia, dan Kementerian Pendidikan Malaysia.
Kegiatan yang mengundang Prof. Mohd bin Samsudin, Vice President Persatuan Sejarah Malaysia, ini membahas mengenai relasi hubungan sejarah antara Indonesia dan Malaysia yang memiliki beberapa persamaan dan perbedaan. Selain itu, dalam pelaksanaannya juga menganalisa mengenai konflik-konflik yang pernah terjadi di antara keduanya.
Mohammad Revi Omar, selaku PIC kegiatan Guest Lecturer ini menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian FISIPOL ACTION WEEK yang diselenggarakan oleh Prodi Pendidikan Sejarah.
“Kegiatan ini sendiri sebenarnya sudah dirancang jauh-jauh hari. Namun dilaksanakan secara bersamaan dengan FISIPOL ACTION WEEK. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan bertaraf internasional di antara beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Prodi Pendidikan Sejarah,” ujarnya.
Mohammad Revi Omar juga berharap kegiatan ini membawa impact yang cukup besar bagi mahasiswa dan para dosen.
“Harapannya pasti agar kegiatan ini membawa impact besar bagi Mahasiswa, agar mereka mampu mengeksplorasi ilmu-ilmu mengenai sejarah hubungan antara Indonesia dan Malaysia. Bagi para dosen sendiri harapannya agar progresifitas dalam pengajaran dan pengembangan penelitian menjadi lebih baik agar nantinya kita dapat melaksanakan beberapa program seperti magang mahasiswa di Malaysia ataupun para dosen yang nantinya akan diundang ke Malaysia,” tuturnya kemudian.
Guest Lecturer ini menjadi bukti bahwa pengetahuan akan sejarah antar bangsa yang serumpun sangat diperlukan untuk menjaga hubungan baik antar keduanya. Semangat mengeksplorasi sejarah dan budaya bangsa serumpun juga menjadi poin penting dalam kegiatan ini. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat dan kemauan tinggi akan mengantarkan kita pada suatu ilmu yang lebih tinggi daripada sebelumnya.
Penulis : Tintin Dwi
Editor: Lifia
Share It On: