FISIPOL UNESA Matangkan Persiapan Visitasi Akreditasi Internasional ACQUIN
fisipol.unesa.ac.id., Surabaya — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus memantapkan persiapan menjelang visitasi akreditasi internasional ACQUIN yang dijadwalkan berlangsung pada minggu ketiga Januari 2026. Sebanyak lima program studi yang akan dinilai meliputi Pendidikan Sejarah, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Pendidikan IPS, Ilmu Komunikasi, dan Sosiologi.
Sebagai bagian dari tahapan persiapan, FISIPOL UNESA menggelar simulasi visitasi resmi kedua yang melibatkan seluruh unsur akademik dan nonakademik, mulai dari unit pengelola fakultas, program studi, dosen, mahasiswa, hingga alumni. Simulasi ini difokuskan pada pengujian kesiapan data, konsistensi dokumen, serta kemampuan penyampaian informasi sesuai standar akreditasi internasional ACQUIN.
Badan Penjamin Mutu UNESA, Jaka Nugraha, menegaskan bahwa simulasi menjadi bagian krusial dalam memastikan kesiapan fakultas.
“Simulasi ini penting untuk memastikan data yang disajikan konsisten, narasi antarunit selaras, dan seluruh tim memahami perannya saat visitasi resmi,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan I FISIPOL UNESA, Harmanto menyampaikan bahwa kesiapan program studi harus mencerminkan praktik mutu yang berkelanjutan.
“Akreditasi internasional bukan sekadar kelengkapan dokumen, tetapi bukti nyata dari pelaksanaan tridarma yang berkualitas,” katanya.
Hasil simulasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dibandingkan simulasi pertama, terutama pada koordinasi tim, ketertataan dokumen, dan kelancaran penyampaian informasi oleh dosen, mahasiswa, serta alumni. Sejumlah catatan teknis tetap diberikan sebagai bahan penyempurnaan menjelang visitasi utama.
Langkah FISIPOL UNESA menuju akreditasi internasional ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang pendidikan berkualitas serta mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, khususnya pada peningkatan mutu program studi, penguatan tata kelola, dan perluasan rekognisi internasional.
Penulis: HRMNT
Editor: NRA
Share It On: