FISIPOL UNESA Gelar Workshop Peningkatan Pelayanan Prima sebagai Langkah Strategis Menuju Zona Integritas 2026
fisipol.unesa.ac.id, BATU — Tim Zona Integritas Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar Workshop Peningkatan Pelayanan Prima sebagai bagian dari penguatan tata kelola layanan menuju pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) DIKTISAINTEK Berdampak tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Golden Tulip Holland Resort Batu pada Jumat, 5 Desember 2025.
Workshop dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan fakultas, Tim Zona Integritas FISIPOL, serta Kepala Seksi Zona Integritas UNESA, Riyadi, M.Pd. Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FISIPOL UNESA, Prof. Dr. Wiwik Sri Utami, M.P.
Dalam sambutannya, Dekan menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan merupakan mandat penting bagi seluruh unit kerja di UNESA.
“Di UNESA, seluruh implementasi kinerja wajib selaras dengan IKU, termasuk pembangunan Zona Integritas. Hari ini menjadi awal bagi FISIPOL untuk menata layanan yang lebih prima dan sistematis menuju tahun 2026,” ujar Wiwik.
Kasi Zona Integritas UNESA, Riyadi, M.Pd., menegaskan pentingnya sinergi seluruh komponen dalam mewujudkan Zona Integritas yang berkelanjutan.“Tahun 2026 menjadi momentum bagi kita untuk benar-benar meningkatkan layanan prima. Semua area dari area 1 sampai area 6 harus bergerak serempak, konsisten, dan terukur,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pelayanan prima tidak hanya ditujukan kepada mahasiswa, tetapi juga dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh pemangku kepentingan.
“FISIPOL harus memastikan setiap layanan mudah diakses, cepat, transparan, dan akuntabel,” tegas Riyadi.
Sebagai fakultas yang terus memperkuat tata kelola, FISIPOL UNESA menyampaikan komitmennya untuk: Membangun Zona Integritas melalui penguatan budaya kerja berintegritas, peningkatan efektivitas SOP, serta optimalisasi pelayanan publik. Mendukung capaian SDGs, khususnya pada aspek pendidikan berkualitas, tata kelola kelembagaan yang baik, dan peningkatan layanan publik yang inklusif.
Memperkuat pencapaian IKU, terutama terkait kualitas pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai tugas utama institusi.
Wiwik juga menegaskan bahwa ketiga fokus tersebut merupakan pondasi penting untuk keberlanjutan fakultas.
“Pengajaran, penelitian, dan pengabdian adalah inti dari tugas kelembagaan. Ketika ketiganya berjalan dengan integritas dan standar layanan tinggi, maka FISIPOL akan semakin siap menjadi institusi yang berdampak dan berdaya saing,” ujarnya.
Workshop ini menjadi langkah awal menuju tahun 2026 yang ditargetkan sebagai periode percepatan implementasi Zona Integritas dan layanan prima di lingkungan FISIPOL UNESA.
Penulis: NRA
Editor: NRA
Share It On: