SEMINAR NASIONAL PPKN

Latar Belakang

Menjelang Indonesia Merdeka berusia 100 tahun, Indonesia akan mendapat bonus demografi. Tentu hal ini menjadi pekerjaan rumah sekaligus peluang bagi Pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia untuk mewujudkannya. Salah satu unsur penting dan akan berpengaruh signifikan terhadap perwujudan generasi emas adalah kesadaran akan pentingnya kewarganegaraan transformatif.

Fokus kewarganegaraan transformatif adalah perhatian untuk merekonstruksi masyarakat dalam mengembangkan pemahaman kritis dan keterlibatan dengan isu-isu yang berkembang dalam masyarakat, serta aktif dalam lembaga-lembaga sosial yang sesuai dengan pilihannya. Fokus ini tampaknya menjadi pusat perhatian dari berbagai kalangan dalam rangka mewujudkan keadaban dunia tanpa bertentangan dan menghilangkan multikultur pada masing-masing negara.

Dalam konteks pendidikan, kewarganegaraan transformatif, membutuhkan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn-PPKn) yang menekankan saling ketergantungan manusia. Bellah et al. (1985) menggunakan konsep “ekologi sosial” untuk menunjukkan bahwa, “manusia dan masyarakat memiliki tindakan yang saling terkait, dan berbagai hal yang diambil memiliki konsekuensi yang sangat besar bagi kehidupan orang lain”. Dengan demikian pemahaman tentang saling ketergantungan, kepedulian, kemauan dan kemampuan untuk saling berkontribusi, dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi perhatian utama dalam pendidikan kewarganegaraan.

Fokus kewarganegaraan transformatif dalam masyarakat multikultural seperti ini Indonesia perlu dibangun untuk mencapai masyarakat madani. Dalam pandangan Azra (2002:4), haruslah menjalin hubungan yang lebih kooperatif daripada konflik. Masyarakat madani justru mengandung makna dan tujuan untuk a better ordering of society”, bukan penghadapan oposisional antara state dengan society. Istilah ”masyarakat” madani menunjuk pada sebuah masyarakat yang ideal, yaitu kelompok masyarakat yang memiliki peradaban maju, yang didasarkan pada prinsip moral yang menjamin keseimbangan antara kebebasan perorangan dengan kestabilan masyarakat. Dalam hal ini, masyarakat mendorong upaya serta inisiatif individu baik dari segi pemikiran, seni maupun pelaksanaan pemerintahan agar mengikuti undang-undang dan bukan mengikuti nafsu atau keinginan individu. (Rosyada, 2000: 238).

Atas dasar urgensi masalah pengembangan kewarganegaraan transformatif tersebut, Program Studi PPKn Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum akan mengambil peran untuk berkontribusi mewujudkan kewarganegaraan transformatif dalam rangka kerukunan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta perdamaian dunia. Salah satu peran yang dapat diambil adalah membahas dan mendiskusikannya secara ilmiah tentang permasalahan besar ini melalui kegiatan Seminar Nasional.

Tema

Kewarganegaraan Transformatif dalam Masyarakat Multikultultural

Sub Tema

  1. Membangun warga negara transformatif melalui pendidikan
  2. Pengembangan profesional guru untuk menjadi warga negara transformatif
  3. Jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum warga negara di era digital
  4. Pengembangan Kewarganegaraan Transformatif dalam masyarakat multikultural
  5. Kewarganegaraan Transformatif dalam perspektif agama, hukum, politik, dan sosial.
  6. Masyarakat Multikultural dalam berbagai perspektif

Pelaksanaan

Rabu, 30 Agustus 2017. Pukul 08.00 WIB – selesai

Tempat

Gedung Srikandi (i6) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya

Pemateri

  1. Dr. Wawan Purwanto, M.H. (Direktur Informasi Badan Intelijen Negara)
  2. Prof. Dr. Udin Saripudin Winataputra, M.A. (Ketua AP3KnI Pusat)
  3. Prof. Dr. Warsono, M.S. (Rektor UNESA)

CALL FOR PAPER

Penerimaan Abstrak sampai dengan tanggal 15 Agustus 2017, format abstrak diunduh disini

Pengumuman lolos abstrak tanggal 17 Agustus 2017, Penerimaan  full paper maksimal tanggal 23 Agustus 2017 format diunduh disini

Pengiriman melalui email semnas.ppkn@unesa.ac.id

Pendaftaran dan Biaya

Pendaftaran dengan mengisi formulir pendaftaran yang diunduh disini, selanjutnya dikirim ke email semnas.ppkn@unesa.ac.id dilampiri dengan bukti pembayaran.

  • Pemakalah         : Rp. 300.000,.
  • Peserta               : Rp. 200.000,.
  • Mahasiswa S1.   : Rp. 50.000,.

Pembayaran melalui Rekening Bank Jatim 0371003525 an. RPL 031 UNESA Operasional BLU. Bukti pembayaran yang asli harap dibawa saat acara.

Contact Persons

Iman Pasu (085275127040)

Rahmanu (081235666915)