SUKSES SEMNAS PENDIDIKAN GEOGRAFI FISH UNESA MENGINGAT KEMBALI JEJAK MARITIM INDONESIA


Jurusan Pendidikan Geografi FISH Unesa Sukses menyelenggarakan Seminar Nasional yang dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 23 Mei  2017 di Aula Srikandi Gedung I6 FISH Unesa. Seminar Nasional yang dihadiri 250 peserta mengetengahkan tema “Pengelolaan Potensi Maritim Indonesia”, dan menghadirkan lima pembicara, yaitu:

  1. Keynote Speaker :   Tri Risma Harini, MT (Walikota Surabaya) yang diwakili oleh Ketua Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (BAPPEKO) Surabaya, Bapak Ir. A. Shonhaji, MT

Materi : Pengelolaan Mangrove Surabaya

  1. Pembicara subtema 1 : Laksda TNI Darwanto, S.H, M.A.P

Materi: Recalling Indoensia’s Maritime Path

  1. Pembicara subtema 2 : Ketut Prasetyo, M.S

Materi : Kondisi Kritis Mangrove Surabaya

  1. Pembicara subtema 3 : Syamsul Bachri, M.Sc, P.hD

Materi: Peran Ilmu Geografi dalam Pengelolaan Wilayah Pesisir

  1. Pembicara subtema 4 : Dr. Ir. Hasanudin Z Abidin, M.Sc, Eng, yang diwakili oleh bapak Ir.  Muhatadi Ganda Sutrisna. ME (Kepala Pusat Pemetaan Kelautan dan Lingkungan Pantai).

Materi:Pemanfaatan Teknologi & Komunikasi dalam Pengelolaan SDA Laut Indonesia

Rangkaian Seminar nasional dimulai oleh pembawa acara Dr. Wiwik Sri Utami, MP, dilanjutkan dengan sajian tari Jejer, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars Unesa, Sambutan Dekan FISH Unesa oleh Prof. Dr. Sarmini, M.Hum, sambutan dan pembukaan Wakil Rektor III oleh  Dr. Ketut Prasetyo, M.S, do’a oleh Saudara Abdul Rozak. Dilanjutkan dengan pemaparan dari Kepala Bappeko Surabaya tentang pengelolaan pesisir Kota  Surabaya.

Acara inti menyajikan paparan menarik dari Pangarmatim Laksda TNI Darwanto, S.H, M.A.P. selama satu Jam lebih 30 menit beliau memaparkan materi dengan judul “RECALLING INDONESIA’S MARITIME PATH” (Mengingat Kembali Jejak Maritim Indonesia). Dalam pidatonya yang heroik beliau menyampaikan tentang kejayaan-kejayaan kemaritiman  baik disektor ekonomi, sosial dan hankam di masa lampau yang harus ditegakkan kembali untuk pembangunan bangsa di masa sekarang dan masa depan. Pada kesempatan itu Pangarmatim menyampaikan pada audiens bagaimana pengalaman-pengalamannya selama menjadi perwaira TNI AL termasuk memimpin ekspedisi mengarungi dunia dengan kapal Layar DEWA RUCI selama satu tahun dua bulan. Tidak kalah penting beliau juga mengingatkan genarasi muda khususnya mahasiswa agar belajar dan bekerja keras untuk berprestasi mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia ke pentas dunia.