BAMBANG WIDJOYANTO (KPK) MENGGUNCANG KAMPUS UNESA KETINTANG


Jurusan Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya menyelenggarakan Bedah buku “Berkelahi Melawan Korupsi, Tunaikan Janji Wakafkan Diri” dengan menghadirkan Dr. Bambang Widjojanto, SH. (Wakil Ketua KPK 2011-2015) sebagai penulis. Kegiatan bedah buku ini diselenggarakan pada hari Rabu tanggal 3 Mei 2017 bertempat di Aula Srikandi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum.

Kegiatan ini  bisa terlaksana atas kerjasama antara Jurusan Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum dengan Instrans Publishing, sebuah penerbit yang sedang berkembang dengan pusat usahanya di Malang.

Refti Handini L, S.Sos., M.Si.,  ketua panitia, dalam laporannya mengatakan, kegiatan bedah bukuini selain menghadirkan penulis buku sekaligus testimoni isi bukunya, menampilkan pembedah dari akademisi Program Studi Sosiologi Universitas Negeri Surabaya yaitu Drs. FX. Sri Sadewo, M.Si. (dosen matakuliah Sosiologi Korupsi) dan Agus M Fauzi, M.Si. (dosen matakuliah Sosiologi Hukum), bertindak sebagai moderator  Awang Dharmawan, S.Ikom., MA. (dosen Ilmu Komunikasi UNESA).

Refti Handini L., S.Sos., M.Si. Ketua Panitia sedang memberikan Sambutan

Dr. Sugeng Harianto, M.Si., Ketua Jurusan Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, mengungkapkan bahwa agenda bedah buku ini adalah agenda rutin setiap semester, agar para mahasiswa mengetahui perkembangan buku sebagai penunjang dalam mempelajari keilmuan  di kampus Universitas Negeri Surabaya. Sugeng Harianto juga mengatakan kegiatan  bedah buku ini mengingatkan kepada semua pihak bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang dampaknya juga luar biasa yaitu memiskinkan rakyat. Oleh karena itu, korupsi adalah musuh bersama. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2017.

Prof. Dr. Warsono, MS, Rektor UniversitasNegeri Surabaya memberi sambutan pada bedah buku tersebut sekaligus membuka acara. Beliau mengapresiasi positif kehadiran Bambang Widjojanto, yang akrab dipanggil BW, sebab ini adalah kehadiran BW pertama kali di kampus Universitas Negeri Surabaya, sehingga dengan bedah buku “Berkelahi Melawan Korupsi” ini menjadi inspirasi para mahasiswa untuk terlibat aktif dalam pemberantasan korupsi semenjak dini.

Acara yang dilaksanakan di Aula Srikandi Fakuktas Ilmu Sosial dan Hukum tersebut, dihadiri oleh mahasiswa dan khalayak umum. Panitia telah menyiapkan kursi sebanyak 300, tetapi pada pelaksanaan bedah buku masih banyak peserta yang tidak dapat tempat duduk sebab membludaknya peserta, sehingga sebagian mereka terpaksa berdiri sambil memperhatikan secara serius yang disampaikan para pembedah buku di panggung.

Prof Dr. Sarmini, M.Hum., Dekan FISH UNESA menyerahkan Cindera Mata ke BW

Kegiatan ini diakhiri Prof. Dr. Sarmini, M.Si., Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya memberikan cindera mata sebagai penghormatan kepada penulis buku Dr. Bambang Widjojanto, SH. dan Lutfi J Kurniawan, SH. Direktur Penerbit Intrans Publishing.

POTO SPESIAL BERSAMA BW

BW Sang Penulis Buku, sapaan akrab untuk Dr. Bambang Widjojanto, SH. memberi stimulus kepada peserta, yaitu jika ada yang membeli buku di sela-sela penayangan film anti korupsi, si pembeli akan mendapat kesempatan poto spesial bersama BW dan mendapat tanda tangan asli aktifis hukum yang sedang menempuh post doktoral di Jepang.

Penawaran stimulus tersebut langsung direspon secara positif oleh peserta, satu per satu di antara mereka keluar menuju stand buku yang disediakan oleh Penerbit Intrans Publising yang bertempat di depan gedung 16. Meski yang beli puluhan orang, tetapi tidak berpengaruh merusak acara bedah buku yang sedang berjalan.

Prof. Dr. Warsono, MS, Rektor Universitas Negeri Surabaya, setelah memberi sambutan dan membuka acara, dia menikmati presentasi dari tiga pembedah buku sampai akhir, mendengarkan secara seksama penjelasan dari ketiga narasumbe Drs. FX. Sri Sadewo, M.Si. (Dosen Sosiologi Korupsi UNESA) dan Agus M Fauzi, M.Si. (Dosen Sosiologi Hukum UNESA) dan gongnya dari BW. Ketika ada tawaran stimulus bagi yang membeli buku akan mendapat tanda tangan dan poto bersama BW, dia juga membeli buku yang dibedah dengan mengeluarkan selembar kertas dari dompetnya sendiri.

Antusiasme Prof Dr Warsono membeli buku tersebut, diikuti oleh Dr. Ketut Prasetyo, MS., salah satu Wakil Rektor Universitas Negeri Surabaya dan Prof. Dr. Sarmini, M.Si. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum. Selanjutnya para mahasiswa dan khalayak umum turut membeli buku yang menjadi referensi bedah buku sore itu.

Pada sesi dialog, Moderator Awang Dharmawan, S.Ikom., MA., memberi kesempatan kepada peserta bedah buku untuk bertanya, mengkritik dan memberi masukan untuk pertanggungjawaban isi buku “Berkelahi Melawan Korupsi”, tetapi karena terbatasnya waktu maka dibuat dua sesi.

Danang, salah satu mahasiswa sosiologi sedang menyampaikan pertanyaan ke narasumber

Ani, Mahasiswa Ilmu Komunikasi, sedang menyampaikan pertanyaan ke narasumber

Samsul Hadi, Mahasiswa Sosiologi angkatan 2015, menanyakan tentang menjamurnya lembaga penegak hukum yang terlibat kasus korupsi, bagaimana generasi muda bisa mempunyai idealism seperti BW. Lailatul Mahmudah, mahasiswi Sejarah, mengawali pertanyaan dengan membandingkan dengan buku patologi sosial yang di dalamnya disebutkan korupsi mempunyai fungsi positif. Ani, Mahasiswa Ilmu Komunikasi, menanyakan bagaimana pengaruh BW terhadap dunia digitalisasi sebab sekarang semakin marak kehidupan digital. Dan masih ada beberapa lagi yang bertanya tentang isu buku dan penjelasan dari ketiga nara sumber. (AMFi)