CRITICAL CLASS MAHASISWA SOSIOLOGI TERHADAP KONSEP DASEIN MARTIN HEIDEGGER


Pada hari Rabu, 12 April 2017, mulai jam 16.00-18.00, para mahasiswa Program Studi Sosiologi Jurusan Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya melaksanakan diskusi ilmiah yang dikemas dengan “Critical Class” dengan tema “Para pembunuh keluarga (Keluarga adalah rumah ada manusia)” menyelami konsep dasein Martin Heidegger, dikutip dari buku “Cerita pilu manusia kekinian karya Edi AH Iyubenu”

Menurut Safira Dea, Ketua HMP Sosiologi 2017, bahwa diadakan diskusi “Critical Class”  untuk membudayakan mahasiswa sosiologi berpikir kritis, dan agenda diskusi semacam ini dilaksanakan rutin dengan berbagai tema yang bergantian.

Dalam diskusi “Critical Class” tersebut, tidak menghadirkan pembicara tertentu, tetapi didesain dengan menampilkan pemantik, yaitu Mukhibudin Niam, mahasiswa Prodi Sosiologi angkatan 2014, mantan Ketua HMP Sosiologi 2016.

Pada diskusi yang terbuka untuk umum dilaksanakan di Taman Geografi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya, meski yang menjadi peserta adalah para mahasiswa sosiologi angkatan 2014 sampai 2016. Para peserta ikut aktif dalam diskusi tersebut, diantaranya Novita ayu, Hamdan, Humam, Rizki, Edi dan Rendi.

Kesimpulan dari critical class dengan tema tersebut, menurut Wisnu Prayoga dan Rini Kristanti yang menjadi moderator, yaitu ingin memberi pandangan tentang fenomena yang sekarang banyak terjadi di masyarakat. Maksud dari “Keluarga adalah rumah ada manusia”, yaitu manusia disebut ada karena adanya sosialisasi dan interaksi dengan masyarakat sekitarnya, tujuannya dengan menunjukan eksistensi waktu tersebut. Karena disaat ini manusia ditindas oleh waktu, manusia sibuk dengan kegiatannya sendiri tanpa ada yang menghargai di sekitarnya.

Tambahan menurut Rini, Critical Class tersebut untuk menumbuhkan kesadaran generasi modern bahwa keluarga itu segalanya. Harus menyisihkan waktu untuk keluarga (orangtua dll) disamping kegiatan mencari nafkah atau kegiatan lain.

Heidegger mencetuskan konsep dasein pada bukunya yang berjudul “Being of Time”. Yaitu teori hermeneutika yang bersifat ontologis dan merupakan sebuah uraian penjelasan fenomonologis atau eksistensi manusia. Heidegger juga berpendapat tentang Dehumanisasi atau Deposonalisasi yang artinya dia menganggap manusia seperti robot, manusia dialeniasi oleh ciptaan sosial. Contoh: telepon diciptakan oleh ahli sains untuk mempermudah komunikasi jarak jauh, tapi sekarang menjadi menjauhkan yang dekat, itu artinya sama saja tidak memanusiakan manusia atau manusia ditindas oleh teknologi. (AMFi)

Mukhibudin Niam Sebagai Pemantik Diskusi Critical Class

Critical Class Penuh Serius & Santai