FISH Unesa Peduli Ponorogo

Sabtu (8/4/2017), sekitar pukul 08.00 WIB beberapa perwakilan dari mahasiswa FISH UNESA sampai di lokasi bencana longsor Desa Banaran Kecamatan Pulung-Ponorogo. Maksud kedatangan tersebut adalah untuk menyalurkan donasi bantuan bencana dari hasil penggalangan dana oleh mahasiswa FISH UNESA dalam bentuk uang tunai. Pada saat dilokasi kami (mahasiswa FISH UNESA) melakukan pengamatan terhadap bencana tersebut untuk mengetahui kondisi yang ada dilapangan beserta dampak bencana longsor. Dari pengamatan kami menunjukkan bahwa dampak dari longsor tersebut memang dirasakan oleh warga setempat diperkuat dengan bukti fisik yakni beberapa rumah warga roboh dan tertimbun tanah dan sepeda motor rusak parah akibat dari timbunan tanah.

Setelah mengamati lokasi, kami diarahkan oleh salah satu relawan untuk menuju ke posko induk guna memperoleh data terbaru selama operasi pencarian dan teknis penyaluran donasi. Sesampai diposko induk kami disambut dengan baik oleh relawan yang bertugas untuk selanjutnya kami menyalurkan donasi sebagian dari jumlah keseluruhan. Donasi tersebut kemudian kami salurkan melalui posko induk dan diterima oleh kepala pelaksana harian dari BPBD Ponorogo atas nama bapak Dwi. Selanjutnya kami dipersilahkan untuk mendokumentasikan data terbaru yang ada di posko induk untuk kemudian kami gunakan sebagai laporan. Dari kegiatan di posko induk kami juga membantu kegiatan relawan bersama dengan jajaran Tim SAR gabungan, diantaranya membantu mendistribusikan persediaan air mineral bagi relawan yang ada pada titik-titik evakuasi.

Dari posko induk kami beranjak untuk selanjutnya ke posko pengungsian di rumah pak Lurah guna meninjau langsung kondisi pengungsi. Pada lokasi pengungsian kami bertemu dengan bapak Kamituo Desa Banaran untuk menyampaikan maksud kedatangan kami menyalurkan donasi langsung kepada para pengungsi. Seperti halnya di posko induk sebelumnya, kami juga dipersilahkan mendokumentasikan kondisi yang ada dan kemudian melakukan serah terima penyaluran donasi bersama dengan bapak Kamituo Desa Banaran. Kondisi pengungsi untuk segi logistik tercukupi, yang dibutuhkan mereka adalah bantuan berupa uang tunai dan juga peralatan sekolah bagi anak-anak mereka. Kemudian dari pihak Dinas Sosial Ponorogo juga mengharapkan bantuan relawan dari rekan-rekan mahasiswa sebagai pendamping anak-anak pengungsi karena membutuhkan relawan yang bisa stand by di lokasi pengungsian selama masa operasi dilakukan.

Laporan dari kami bahwa donasi sudah tersalurkan secara utuh dan sesuai dengan nominal yang diperoleh dari hasil penggalangan dana oleh mahasiswa FISH UNESA dengan rincian penyaluran pada dua titik, yakni di posko induk BPBD Ponorogo dan posko pengungsi di rumah bapa Lurah setempat diwaliki oleh bapak Kamituo . Berikut kami lampirkan dokumentasi dari kegiatan penyaluran donasi pada posko induk BPBD Ponorogo dan pada posko pengungsi rumah pak Lurah diwakili bapak Kamituo Desa Banaran :