HMP SOSIOLOGI & BEM FISH PEDULI BENCANA LONGSOR PONOROGO


Bencana merupakan sapaan alam terhadap manusia supaya manusia peduli dan mencintai alam sebagaimana manusia mencintai sesamanya. Bencana alam yang berupa tanah longsor di Ponorogo merupakan sapaan hutan gundul di lereng gunung untuk diperhatikan oleh manusia di sekitarnya, semua elemen harus peduli terhadap jeritan alam tersebut.

KAPRODI Sosiologi Dr. Sugeng Harianto, M.Si. mengedarkan Kotak Peduli Bencana

Nabila Volunter Peduli Bencana

Program Studi Sosiologi Jurusan Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum langsung terketuk hatinya, beraksi dengan mengumpulkan uang receh dari keluarga besar sosiologi dimulai dari Ketua Program Studi Sosiologi Dr. Sugeng Harianto, M.Si., dilanjut kepada semua civitas akademia dan para mahasiswa.

Safira Dea sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Sosiologi langsung tanggap atas ajakan kemanusiaan tersebut. Dea bersama pengurus HIMAPRODI Sosiologi langsung berkeliling kampus, masuk ke semua kelas untuk mengedarkan kotak sumbangan dari semua keluarga besar sosiologi Universitas Negeri Surabaya.

Setelah uang terkumpul pada hari pertama pengumpulan, selanjutnya Dea merencanakan untuk mendistribusikan uang tersebut ke korban longsor Ponorogo, akhirnya setelah dilakukan rapat ada kesepakatan dengan ORMAWA untuk dibawa ke daerah kurban longsor secara bersama-sama.

Tyas Kusuma W dan Rini Kristantsi, keduanya mahasiswi sosiologi angkatan 2016, menjadi wakil dari Sosiologi untuk turun ke lokasi bencana dengan membawa bantuan. Pada hari sabtu, tanggal 8 April 2017, Tyas menyampaikan bantuan keluarga Sosiologi kepada korban longsor diberikan langung melalui perangkat desa Banaran Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo.

Dana yang dibawa oleh utusan Sosiologi bersama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum sebanyak Rp. 8.725.000,00, dengan perincian penyalurannya yaitu yang Rp. 4.725.000,00 disalurkan ke posko utama yang berada paling  dekat tempat kejadian, sedangkan yang Rp. 4.000.000,00 diberikan ke posko pengungsian korban yang berada di rumah kepala desa.

Pengumpulan dana bantuan untuk korban longsor masih harus dilakukan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya. Bila sudah terkumpul akan langsung disalurkan ke lokasi bencana. (AMFi)

Suasana di Rumah Pengungsian Korban Longsor

Lokasi Tanah Longsor di Banaran Pulung Ponorogo