Unesa Jadi Tuan Rumah Forum Pimpinan FPIPS/FIS/FISH eks-IKIP LPTK se-Indonesia


Surabaya – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menjadi tuan rumah dalam acara Forum Pimpinan FPIPS/FIS/FISH ex-IKIP LPTK se-Indonesia, sebanyak 12 universitas turut serta dalam acara tersebut, antara lain, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Negeri Manado, Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Padang, Universitas Pendidik Ganesha, Universitas Negeri Medan, Universitas Pendidikan Indonesia, serta Universitas Negeri Surabaya. Kegiatan ini bertempat di Hotel Ibis Surabaya, Rabu (27/07).

Forum ini bertemakan Pendidikan IPS di Abad Pelangi Pengetahuan-Keterampilan. FPIPS/FIS/FISH sebagai fakultas yang identik dengan pembelajaran untuk hidup dan kehidupan, perlu mengembangkan serta membenahi infrastruktur penyelenggaraan pendidikan di FPIPS/FIS/FISH yang harus diselaraskan dengan perkembangan zaman.
Rektor Universitas Negeri Surabaya, Prof. Dr. Warsono, M.S., mengungkapkan, tujuan diselenggarakannya forum ini adalah peningkatan kualitas guru terutama pada konsep Kompetensi Dasar (KD) yang akan disampaikan. “Ketika guru tidak bisa memahami substansi KD-nya, maka dia tidak akan bisa mengembangkan materinya. Diharapkan pula forum pimpinan selaku pelaksana kebijakan dapat membantu pemerintah dalam membuat kebijakan. Karena sebagai pelaksana kebijakan, anggota forum merupakan orang yang lebih memahami akan masalah-masalah yang terjadi dan akan dihadapi oleh kebijakan yang berlaku, seperti pada kurikulum dan RPP,” ungkapnya.
Hal senada diungkapkan Prof. Dr. Sarmini, M.Hum, Dekan FISH Universitas Negeri Surabaya. Dia menjelaskan, forum ini diperkirakan akan mampu menyelaraskan langkah antar sesama LPTK serta mempermudah dalam hal meningkatkan mutu pendidik di seluruh Indonesia dengan menciptakan komunikasi keilmuan antar lembaga yang sama. Melibatkan peran dan fungsi Dekan, Wakil Dekan, Ketua Jurusan, Ketua Program Studi, Ketua Laboratorium, dan Pengelola Jurnal tingkat Fakultas maupun Jurusan/Prodi, forum ini akan dibagi menjadi beberapa tingkat dengan pengelompokan pada setiap jabatan yang ada. “Pemfokusan ini akan mempermudah proses kerja sama karena pada setiap tingkat diprediksikan memiliki masalah yang berbeda dengan konteks yang berbeda pula. Pengelompokan ini diharapkan dapat saling memberi efek timbal balik dan menfokuskan pada kemampuan problem solving pada rintangan yang harus dihadapi di abad pelangi pengetahuan dan keterampilan pada setiap tingkat,” ungkapnya.
(Azr/Dna/Humas)