SEMINAR PRODI S1 PPKN

DSC_3653

Surabaya – Program studi S-1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Unesa ikut serta dalam peringatan Hari Pahlawan dengan menyelenggarakan seminar di Auditorium Rektorat Unesa Ketintang, Senin (9/11/2015). Kegiatan itu diikuti oleh seluruh mahasiswa S-1 PPKN angkatan 2013, 2014, dan 2015 dengan mengangkat tema “Menciptakan Mahasiswa yang Memiliki Jiwa Nasionalis, Berdedikasi, dan Berintegritas dalam Memperingati Hari Pahlawan”. Tidak tanggung-tanggung, narasumber yang dihadirkan adalah Menteri Sosial Republik Indonesia Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si.

Dalam sambutannya, rektor Unesa Prof. Dr. Warsono, M.S. menuturkan, bidang pendidikan memiliki peranan penting dalam pembangunan suatu bangsa dan negara. “Kalau kita berbicara tentang pembangunan bangsa dan negara, salah satu lembaga yang bertanggung jawab adalah lembaga pendidikan. Kalau kita berbicara tentang pendidikan maka para pendidik berada di ujung tombak,” ujar Warsono.

Senada dengan itu, Khofifah juga mejelaskan pentingnya seorang guru PPKN walaupun sudah memasuki pasar MEA, bukan hanya dalam pendidikan tapi juga dalam tatanan hukum. “Saya mengajak anak-anak untuk tahu betapa pentingnya guru PPKN seperti yang disiapkan Unesa. Kaitannya dengan aspek sosiologi, hal itu menjadi sangat penting supaya hukum yang kita bangun memiliki pijakan sosiologis dan tidak di awang-awang saja, karena hukum adalah referensi kehidupan kita bermasyarakat berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Sebelum menutup pembicaraan Khofifah berpesan kepada guru agar dapat menjalankan empat proses dalam pendidikan, yakni proses ta’dib atau kehidupan yang beradab, berakhlak dan berkarakter, proses ta’lim atau guru yang mengajarkan keilmuan, proses tadris atau guru yang menjadi tempat sekolah bagi murid-muridnya sebagai sumber ilmu, dan proses tarbiyah atau guru yang menjalankan fungsi-fungsi pengaduan. (Emir/SR/Humas)