Perkuat Daya Saing Global, FISIPOL UNESA Gelar Pelatihan dan Tes TEP
fisipol.unesa.ac.id, Surabaya — Dalam upaya meningkatkan kompetensi bahasa Inggris mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) bekerja sama dengan Pusat Bahasa UNESA menyelenggarakan Pelatihan dan Tes English Proficiency (TEP) bertempat di Gedung I7 FISIPOL UNESA pada Sabtu 12 September 2026.
Kegiatan ini menghadirkan instruktur dari Pusat Bahasa UNESA, yaitu Landry Dwiyoga Daniswara, S.Pd., M.Pd. dan Nifatul Fauziyah, S.Pd., M.Pd.. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen FISIPOL dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya kemampuan bahasa Inggris yang semakin dibutuhkan dalam dunia akademik maupun profesional.
Pusat Bahasa UNESA memiliki berbagai program yang dapat mengakomodasi kebutuhan fakultas maupun program studi yang ingin menjalin kerja sama dalam bidang kebahasaan. Untuk pelaksanaan bersama FISIPOL, kerja sama ini dilakukan atas permintaan langsung dari pihak pimpinan fakultas guna memberikan pembekalan sekaligus pengukuran kemampuan bahasa Inggris mahasiswa melalui Tes English Proficiency (TEP).
Dalam kesempatan tersebut, Landry Dwiyoga Daniswara, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa Pusat Bahasa UNESA memiliki beragam skema pelatihan dan pelaksanaan tes yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan mitra. Namun, khusus pada kegiatan bersama FISIPOL kali ini, seluruh rangkaian dilaksanakan dalam satu hari.
"Program dari Pusat Bahasa bermacam-macam. Ada yang hari ini pelatihan lalu tes dilaksanakan pada hari berikutnya. Namun, untuk kerja sama dengan FISIPOL kali ini, seluruh rangkaian dilakukan dalam satu hari, dimulai pukul 07.30 hingga 10.00 untuk pelatihan, dilanjutkan istirahat selama 30 menit, kemudian pukul 10.30 hingga 12.30 peserta mengerjakan TEP," ujar Landry.
Selain memberikan pelatihan, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami strategi dalam menghadapi Tes English Proficiency. Melalui pembekalan yang diberikan, peserta diharapkan mampu meningkatkan pemahaman terhadap materi yang diujikan sekaligus memperoleh hasil tes yang optimal.
Landry yang telah mengemban tugas sebagai instruktur TEP selama enam tahun turut menjelaskan bahwa pelaksanaan tes masih menggunakan booklet soal dan lembar jawaban komputer (LJK). Metode tersebut dipertahankan karena materi tes bersifat rahasia dan memerlukan standar keamanan yang ketat dalam pelaksanaannya.
Setelah menyelesaikan tes, peserta dapat melihat hasil TEP secara mandiri melalui sistem Single Sign-On (SSO) UNESA sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Penyelenggaraan kegiatan ini sejalan dengan komitmen UNESA dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu Quality Education (Pendidikan Berkualitas). Melalui peningkatan kompetensi bahasa Inggris, mahasiswa diharapkan memiliki daya saing yang lebih baik, baik dalam kegiatan akademik, program internasional, maupun persiapan memasuki dunia kerja.
Melalui kerja sama yang berkelanjutan dengan Pusat Bahasa UNESA, FISIPOL berharap dapat terus menghadirkan program-program pengembangan kompetensi yang mendukung kualitas lulusan dan memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan global.
Penulis: IFP
Editor: NRA
Share It On:
