FISIPOL UNESA Gelar Diskusi Internasional tentang Peningkatan Minat Baca di Era Digital
fisipol.unesa.ac.id, Surabaya – Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan kegiatan diskusi bertajuk Peningkatan Minat Baca pada Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Ruang Baca FISIPOL ini menghadirkan narasumber internasional, Dr. Christine F. Quenga dari College of Education, Capiz State University, Filipina.
Diskusi ini menjadi ruang refleksi sekaligus pertukaran gagasan mengenai dinamika budaya membaca di era digital. Dalam paparannya, Dr. Quenga mengangkat tema kebiasaan membaca masyarakat Filipina yang menunjukkan bahwa praktik literasi saat ini mengalami transformasi signifikan.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat Filipina memiliki minat baca yang beragam, mulai dari buku teks, novel, hingga bacaan akademik. Selain itu, bentuk bacaan juga berkembang ke arah konten digital seperti artikel berita, unggahan media sosial, blog, hingga percakapan daring.
“Filipinos are diverse readers. Mereka membaca hal-hal yang terasa dekat dengan kehidupan mereka, seperti kisah inspiratif, romansa, hingga teks religius. Membaca masih menjadi aktivitas yang bermakna dan menyenangkan,” ungkap Dr. Quenga dalam sesi diskusi.
Lebih lanjut, ia menyoroti perubahan pola membaca yang kini cenderung dilakukan secara singkat dan cepat. Menurutnya, kebiasaan tersebut dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu keterhubungan (relatability), kemudahan akses (accessibility), dan nilai guna (practicality) dari bacaan yang dikonsumsi masyarakat.Perubahan pola literasi ini juga berdampak pada peran perpustakaan. Jika dahulu perpustakaan menjadi pusat utama aktivitas membaca, kini perannya mulai bergeser seiring dengan kemudahan akses informasi digital. Namun demikian, Dr. Quenga menegaskan bahwa perpustakaan tidak ditinggalkan, melainkan bertransformasi menjadi ruang kolaborasi, pusat akses sumber daya digital, serta hub pembelajaran komunitas.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FISIPOL, baik yang hadir secara langsung maupun daring. Para peserta diajak merefleksikan tantangan utama dalam meningkatkan minat baca, khususnya terkait menurunnya kemampuan membaca secara mendalam di tengah arus informasi yang serba cepat.
Dosen pendamping Ruang Baca FISIPOL, Rizky Trisna Putri, S.P., M.Si., turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami ingin berterima kasih kepada Dr. Quenga karena berkenan menyempatkan waktu untuk memperkaya literasi dan pemahaman mahasiswa kami terkait minat baca. Kami juga akan terus berusaha menghadirkan narasumber lain untuk berdiskusi agar ruang baca tidak hanya berfungsi untuk membaca atau mengerjakan tugas saja, tetapi juga menjadi ruang diskusi dan pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari agenda rutin Ruang Baca FISIPOL, kegiatan ini diperuntukkan bagi seluruh program studi di lingkungan FISIPOL UNESA. Inisiatif tersebut menunjukkan komitmen FISIPOL dalam menjadikan ruang baca tidak hanya sebagai fasilitas akademik, tetapi juga sebagai pusat interaksi intelektual dan pengembangan budaya literasi.
Sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong akses pembelajaran yang inklusif dan bermutu. Melalui forum diskusi yang terbuka dan kolaboratif, mahasiswa didorong untuk terus mengembangkan kemampuan literasi kritis sebagai fondasi penting dalam menghadapi tantangan global.
Penulis: Rizky Trisna Putri, S.P., M.Si.
Editor: NRA
Share It On: