Seminar Nasional Ilmu Komunikasi FISIPOL UNESA Bahas Peran AI untuk Mewujudkan Komunikasi Berkelanjutan
fisipol.unesa.ac.id, Surabaya – “Ini bukan soal AI bisa apa. Tapi, komunikasi kita bakal jadi apa?” Pertanyaan tersebut menjadi gagasan utama yang diangkat dalam Seminar Nasional Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang akan diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 22 Oktober 2026.Mengusung tema “Kecerdasan Artifisial untuk Komunikasi Berkelanjutan”, seminar ini menjadi ruang akademik untuk membahas perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) serta dampaknya terhadap masa depan komunikasi. Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan wawasan, riset, dan inovasi di bidang ilmu komunikasi di tengah pesatnya transformasi teknologi digital.
Seminar akan menghadirkan tiga akademisi dan praktisi yang memiliki kepakaran di bidang komunikasi. Mereka adalah Prof. Dr. Atwar Bajari, M.Si. dari Universitas Padjadjaran, Dr. Syafrida N. Febriyanti, M.Med.Kom. dari UPN Veteran Jawa Timur, serta Dr. Eko Pamuji, M.I.Kom. dari Universitas Negeri Surabaya.Melalui seminar ini, peserta akan diajak melihat perkembangan AI tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga dari perspektif komunikasi dan kehidupan sosial. Pembahasan mencakup pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam media, jurnalistik, industri kreatif, komunikasi digital, komunikasi organisasi, public relations, pemasaran, hingga komunikasi pembangunan berkelanjutan.
Selain itu, seminar juga membuka ruang diskusi mengenai komunikasi digital, masyarakat dan demokrasi di era kecerdasan buatan, etika, tata kelola, serta inovasi kecerdasan buatan dalam komunikasi. Topik yang ditawarkan bersifat terbuka sehingga peserta dapat mengembangkan pembahasan lain yang masih relevan dengan tema utama seminar.
Tidak hanya menghadirkan forum seminar, kegiatan ini juga dilengkapi dengan agenda Diseminasi Riset melalui Penerimaan Artikel Ilmiah dan Poster yang terbuka bagi mahasiswa dan akademisi. Diseminasi tersebut menjadi ruang bagi peneliti dan mahasiswa untuk mempresentasikan gagasan serta hasil penelitian yang berkaitan dengan perkembangan ilmu komunikasi dan isu-isu strategis di era kecerdasan artifisial.
Naskah dan poster yang diterima akan dipublikasikan dalam Prosiding Seminar Nasional Ilmu-Ilmu Sosial (ISSN 2985-9522). Sementara itu, artikel terpilih berkesempatan untuk dipublikasikan pada jurnal mitra yang telah terindeks Sinta 3 dan Sinta 4. Khusus untuk mahasiswa, presentasi makalah dan poster diperuntukkan bagi mahasiswa, dengan poster yang dipublikasikan disertai abstrak panjang (extended abstract).
Adapun penerimaan naskah dan poster berlangsung pada 8 Agustus–15 September 2026, dengan pengumuman penerimaan makalah dan poster pada 30 September 2026. Batas waktu revisi naskah dan pembayaran ditetapkan hingga 8 Oktober 2026, sedangkan pelaksanaan Seminar Nasional dijadwalkan pada 22 Oktober 2026.Partisipasi dalam diseminasi riset dikenakan biaya sebesar Rp100.000 melalui rekening resmi Seminar Nasional. Peserta dapat mengunduh templat melalui lynk.id/semnasikomunesa, kemudian mengirimkan artikel melalui s.id/artikelsemnasikomunesa atau poster melalui s.id/postersemnasikomunesa.
Kegiatan ini juga memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan budaya riset dan peningkatan kapasitas akademik, serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pembahasan inovasi teknologi AI. Selain itu, tema komunikasi pembangunan berkelanjutan turut mendukung SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh serta mendorong pemanfaatan teknologi komunikasi secara etis dan bertanggung jawab.
Melalui Seminar Nasional Ilmu Komunikasi ini, UNESA mendorong akademisi, mahasiswa, dan masyarakat untuk tidak sekadar menjadi pengguna perkembangan AI, tetapi turut memikirkan arah dan dampaknya terhadap masa depan komunikasi. Kecerdasan artifisial bukan hanya tentang seberapa jauh teknologi dapat berkembang, tetapi juga tentang bagaimana manusia memastikan komunikasi tetap cerdas, adaptif, etis, inklusif, dan berkelanjutan.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui laman ikom.fisipol.unesa.ac.id dan Instagram @deptikomunesa. Untuk informasi dan konfirmasi, peserta dapat menghubungi narahubung melalui WhatsApp 0857-3311-5658 (Adirra Kania).
Share It On: