Program Studi Administrasi Negara FISIPOL UNESA Hadirkan International Scientific Competition, Dorong Gagasan Tata Kelola Publik Berkelanjutan dan Inklusif
fisipol.unesa.ac.id, Surabaya – Program Studi S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), menghadirkan International Scientific Competition (LKTIIAN) UNESA, sebuah kompetisi karya tulis ilmiah internasional dengan mengusung tema “Reimagining Public Governance for a Sustainable and Inclusive Future.”Kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum untuk menuangkan gagasan serta perspektif ilmiah mengenai tata kelola publik dan pembangunan berkelanjutan. Melalui kompetisi ini, peserta didorong untuk mengembangkan ide inovatif yang dapat berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan sosial, lingkungan, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan.
International Scientific Competition terbuka bagi mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum serta tidak dipungut biaya pendaftaran. Peserta diwajibkan melakukan registrasi dengan menggunakan identitas diri yang sah, seperti kartu tanda mahasiswa, kartu pelajar, maupun kartu identitas nasional.Peserta dapat memilih salah satu dari delapan subtema yang mengangkat berbagai isu strategis dalam tata kelola publik dan pembangunan berkelanjutan, yaitu Digital Governance, AI, and Ethical Public Service Innovation; Climate Resilience, Disaster Governance, and Sustainable Cities; Inclusive Education and Youth Empowerment for Sustainable Development; Poverty Reduction, Social Protection, and Welfare Policy Innovation; Green Economy, Circular Economy, and Sustainable Public Policy; Gender Equality, Social Inclusion, and Human Rights-Based Policy; Energy Transition and Climate Justice; serta Food Security, Agriculture, and Sustainable Rural Governance.Beragam subtema tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk mengeksplorasi persoalan dan menawarkan solusi dari berbagai perspektif, mulai dari transformasi digital, kecerdasan buatan, ketahanan iklim, pendidikan inklusif, perlindungan sosial, ekonomi berkelanjutan, kesetaraan gender, transisi energi, hingga ketahanan pangan dan pembangunan perdesaan berkelanjutan.
Berdasarkan jadwal kompetisi, pendaftaran diperpanjang hingga 7 Agustus 2026. Tahap penilaian karya berlangsung pada 8–10 Agustus 2026, dilanjutkan dengan pengumuman finalis pada 11 Agustus. Technical meeting dijadwalkan pada 13 Agustus, sementara pengumpulan materi presentasi dilakukan paling lambat 15 Agustus. Rangkaian kompetisi akan ditutup melalui agenda Final Presentation and Awarding pada 23 Agustus 2026.Peserta yang berhasil meraih penghargaan akan memperoleh e-certificate dan hadiah uang tunai. Penghargaan diberikan untuk kategori Juara 1, Juara 2, Juara 3, Best Presentation, dan Best Paper.
International Scientific Competition diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda dan masyarakat luas untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, penulisan ilmiah, serta pemecahan masalah sekaligus menyumbangkan gagasan bagi pengembangan tata kelola publik yang lebih baik.Kegiatan ini juga memiliki keterkaitan erat dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 5: Kesetaraan Gender, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Melalui karya tulis ilmiah dan inovasi, kompetisi ini mendorong peserta untuk merumuskan gagasan yang dapat mendukung tata kelola pemerintahan yang inklusif, berkelanjutan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.Pendaftaran dapat dilakukan melalui formulir resmi International Scientific Competition. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh melalui akun Instagram @lktiian.unesa.
Melalui penyelenggaraan International Scientific Competition, Program Studi S1 Ilmu Administrasi Negara FISIPOL UNESA terus memperkuat perannya dalam menyediakan ruang pertukaran gagasan dan pengembangan kompetensi ilmiah bertaraf internasional, sekaligus mendorong generasi muda untuk berkontribusi dalam mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan dan inklusif.
Share It On: