Peringati Hari Pendidikan Nasional 2026, Prodi Ilmu Politik FISIPOL UNESA Gelar Seminar Peran Pendidikan dalam Demokrasi
fisipol.unesa.ac.id, SURABAYA – Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sukses menyelenggarakan seminar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026 dengan tema “Peran Pendidikan dalam Memperkuat Demokrasi dan Pembangunan Politik di Era Sosial Kontemporer” pada Selasa, 5 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung I8 FISIPOL UNESA.
Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun demokrasi yang berkualitas serta mendorong pembangunan politik yang berkelanjutan. Dalam era sosial kontemporer yang penuh dinamika, pendidikan dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk pola pikir kritis dan partisipatif di kalangan generasi muda.
Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri dari FISIPOL UNESA. Pemateri pertama, Firna Larasanti, S.Sos., M.Sc., selaku dosen Ilmu Politik, menekankan pentingnya penguasaan soft skill bagi mahasiswa sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Mahasiswa membutuhkan soft skill untuk menunjang masa depan. Demokrasi tidak akan pernah lebih baik dari kualitas pendidikan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kualitas demokrasi suatu negara sangat dipengaruhi oleh kualitas pendidikan masyarakatnya. Oleh karena itu, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, berpikir kritis, serta kepekaan sosial.
Sementara itu, pemateri kedua, Moh. Mudzakkir, S.Sos., M.A., Ph.D., selaku Koordinator Program Studi S2 Sosiologi FISIPOL UNESA, menyampaikan materi bertajuk “Pendidikan dan Demokrasi di Era Digital: Dari Institusi ke Struktur dan Kesadaran Kritis”. Dalam pemaparannya, ia menyoroti bagaimana perkembangan era digital mengubah relasi antara pendidikan dan demokrasi, tidak hanya pada level institusi, tetapi juga pada struktur sosial dan kesadaran individu.
Ia menekankan bahwa di tengah arus informasi yang begitu cepat, masyarakat dituntut untuk memiliki kesadaran kritis agar tidak mudah terpengaruh oleh disinformasi yang dapat merusak kualitas demokrasi.Seminar ini turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kualitas pendidikan, serta SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions) melalui penguatan nilai-nilai demokrasi dan tata kelola yang baik.Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Politik FISIPOL UNESA menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ruang diskusi akademik yang kritis dan reflektif. Seminar berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta serta diwarnai dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif.
Penulis: Ilhm
Editor: NRA
Share It On: