Mahasiswa Ilmu Politik FISIPOL UNESA Lakukan Kunjungan Studi ke Mini Agrowisata DKPP Surabaya
fisipol.unesa.ac.id, Surabaya – Program Studi S1 Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melaksanakan kegiatan kunjungan studi mata kuliah Civil Society dan Pemberdayaan Masyarakat ke Mini Agrowisata Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran lapangan yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai praktik pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian perkotaan (urban farming) dan ketahanan pangan di wilayah urban.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengikuti sesi pemaparan materi, diskusi, observasi lapangan, hingga praktik langsung terkait berbagai program pertanian kota yang dikembangkan Pemerintah Kota Surabaya melalui DKPP.
Kegiatan kunjungan studi menghadirkan narasumber dari DKPP Surabaya, yakni Ibu Dian selaku Kepala Seksi Bidang Pertanian DKPP Surabaya yang mewakili Kepala Dinas DKPP Kota Surabaya, serta Ibu Mia dari Bidang Pertanian DKPP Surabaya. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan berbagai inovasi dan program pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian perkotaan yang telah diterapkan di Surabaya.
Mahasiswa dikenalkan pada berbagai praktik urban farming seperti hidroponik, budidaya melon, peternakan lele di lahan sempit, serta pemanfaatan lahan terbatas untuk mendukung kemandirian pangan masyarakat perkotaan. Selain itu, mahasiswa juga diajak memahami bagaimana program-program tersebut tidak hanya berfokus pada produksi pangan, tetapi juga menjadi strategi pemberdayaan masyarakat dan penguatan partisipasi warga dalam pembangunan kota yang berkelanjutan.
![]() |
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Ilmu Politik didorong untuk tidak hanya memahami teori civil society dan pemberdayaan masyarakat di dalam kelas, tetapi juga mampu melihat implementasi kebijakan dan praktik sosial secara langsung di lapangan. Pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman ini diharapkan dapat memperkaya perspektif mahasiswa terkait hubungan antara negara, masyarakat sipil, dan pembangunan sosial.
Salah satu peserta kegiatan, Bagas Fathurrahman P., mengungkapkan antusiasmenya mengikuti kunjungan studi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang relevan dengan kondisi sosial masyarakat di daerah asalnya. “Saya senang mengikuti kegiatan kunjungan studi ini karena mendapatkan ilmu dan pengalaman baru terkait pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian. Sebagai mahasiswa yang berasal dari Jambi, daerah dengan masyarakat yang masih banyak bergantung pada sistem agraris pertanian, kegiatan ini memberikan wawasan baru mengenai urban farming serta tantangan pemberdayaan petani, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan,” ujarnya.
Kunjungan studi ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pemahaman mahasiswa terhadap isu ketahanan pangan dan kemandirian pangan yang saat ini menjadi perhatian nasional. Tema yang diangkat sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait penguatan ketahanan pangan nasional dan pembangunan masyarakat berkelanjutan.Selain itu, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 2 tentang Zero Hunger dan SDG 11 tentang Sustainable Cities and Communities, melalui penguatan edukasi mengenai pertanian perkotaan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan. Dengan kegiatan pembelajaran lapangan seperti ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi yang kritis, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap isu sosial serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Penulis: RTP
Editor: NRA
Share It On:
