HMP PPKn FISIPOL UNESA Gelar Webinar “Soul of Kartini”, Dorong Kesetaraan dan Akses Pendidikan di Era Digital
fisipol.unesa.ac.id, Surabaya — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (HMP PPKn) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar Webinar Soul of Kartini pada Selasa (21/04/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom ini mengangkat tema “Kartini di Era Digital: Membangun Akses Pendidikan dan Menguatkan Kesetaraan di Dunia Tanpa Sekat.”Webinar tersebut diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan hak perempuan sekaligus menjawab tantangan pendidikan di era digital.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran sivitas akademika, khususnya mahasiswa, mengenai pentingnya akses pendidikan yang merata, inklusif, dan bebas diskriminasi.Koordinator Program Studi S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan UNESA, Dr. Listyaningsih, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa semangat Kartini perlu terus dihidupkan melalui pemanfaatan teknologi digital yang positif dan inklusif.
“Perjuangan Kartini tidak berhenti pada kesetaraan perempuan saja, tetapi juga bagaimana seluruh masyarakat dapat memperoleh akses pendidikan yang adil di tengah perkembangan teknologi digital,” ujarnya saat membuka kegiatan webinar.
Webinar ini diikuti oleh 175 peserta yang aktif berpartisipasi dalam setiap sesi kegiatan. Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UNESA, sambutan, pemaparan materi dari narasumber, hingga sesi penutup. Kegiatan dibuka secara simbolis oleh Dr. Listyaningsih, S.Pd., M.Pd., didampingi Pembina Ormawa HMP PPKn, Hendri Irawan, S.Pd., M.Pd.
Dalam sesi materi, Dr. Oksiana Jatiningsih, M.Si. membawakan topik “Pendidikan Tanpa Hambatan: Langkah Konkret Mewujudkan Kesetaraan.” Ia menekankan pentingnya teknologi digital sebagai sarana memperluas akses belajar bagi seluruh kalangan.“Teknologi seharusnya menjadi jembatan untuk membuka kesempatan belajar yang lebih luas, bukan justru menciptakan kesenjangan baru,” tutur Dr. Oksiana.
Sementara itu, Founder WEPOSE Indonesia, Tabithta Neema Christy, S.Psi., menyampaikan materi bertajuk “Bersama Generasi Z Membangun Kesetaraan Tanpa Diskriminasi.” Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan ruang digital yang aman dan inklusif.“
Generasi Z memiliki kekuatan besar untuk menyuarakan kesetaraan dan membangun lingkungan digital yang lebih positif, aman, dan bebas diskriminasi,” katanya.Melalui webinar ini, HMP PPKn berharap mahasiswa mampu mengembangkan sikap kritis, adaptif, dan inklusif dalam menghadapi tantangan era digital. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi dan kolaborasi mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan Webinar Soul of Kartini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 5 tentang Kesetaraan Gender. Melalui kegiatan ini, HMP PPKn UNESA berupaya mendorong terciptanya akses pendidikan yang inklusif, setara, dan berkeadilan, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam melanjutkan semangat perjuangan Kartini di era digital.
Penulis: HMP PPKn
Editor: NRA
Share It On: