FISIPOL UNESA dan UNBITA Perkuat Kolaborasi, Dorong Inovasi Kebijakan Publik Berbasis Digital
fisipol.unesa.ac.id, Surabaya, 21 April 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menerima kunjungan akademik dari Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo dalam rangka memperkuat kerja sama Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus mendorong inovasi tata kelola pemerintahan berbasis digital. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung I8 ini dirangkaikan dengan kuliah bersama Program Magister Administrasi Publik UNESA.
Agenda diawali dengan penandatanganan kerja sama antara FISIPOL UNESA dan UNIBTA yang menitikberatkan pada penguatan pendidikan, riset kolaboratif, dan pengabdian kepada masyarakat. Langkah ini selaras dengan agenda global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 (Quality Education) dan poin 17 (Partnerships for the Goals), yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam menciptakan pembangunan berkelanjutan.
Pada sesi awal,Dekan FISIPOL UNESA, Prof. Dr. Wiwik Sri Utami, M.P. menegaskan bahwa sinergi akademik menjadi kunci dalam menjawab tantangan global yang semakin kompleks.
“FISIPOL UNESA sangat terbuka untuk kolaborasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kemitraan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Senada dengan yang disampaikan oleh Dekan FISIPOL, Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan tata kelola di daerah.“Kami melihat kolaborasi ini sebagai peluang untuk memperkuat Tridharma, terutama dalam pengembangan kebijakan publik yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan kuliah bersama yang disampaikan oleh dosen Prodi S2 Administrasi Publik, Dr. Firre An Suprapto, S.AP., M.Pd., dengan topik “Governance Innovation and Digital Transformation in Public Policy and Public Service.” Ia menekankan bahwa transformasi digital bukan sekadar digitalisasi layanan, melainkan perubahan mendasar dalam cara pemerintah merancang kebijakan dan memberikan pelayanan publik.
![]() Paparan Materi oleh Dr. Firre An Suprapto, S.AP., M.Pd. |
Melalui kegiatan ini, FISIPOL UNESA tidak hanya memperkuat jejaring akademik, tetapi juga menegaskan perannya sebagai aktor strategis yang berkomitmen terhadap inovasi kebijakan publik yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Komitmen ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) dalam mendorong inovasi berbasis teknologi, poin 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui penguatan tata kelola pemerintahan yang responsif, serta poin 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) yang menekankan pentingnya institusi yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Penulis: JLYO
Editor: NRA
Share It On:
