Dari Workshop ke Riset Bersama, FISIPOL UNESA–NDHU Perkuat Kolaborasi Internasional dan Publikasi Bereputasi
fisipol.unesa.ac.id, SURABAYA — Advanced Research Methodology Workshop yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) bersama The College of Environmental Studies and Oceanography, National Dong Hwa University (NDHU), Taiwan, pada 3–5 Agustus 2026 membuka peluang tindak lanjut yang lebih luas dalam bentuk riset bersama mengenai pendampingan publikasi dan program akademik berkelanjutan.
Kolaborasi Lintas Disiplin dan Lintas Negara
Workshop daring tersebut mempertemukan akademisi dengan kepakaran yang beragam, yakni Distinguished Professor Chun-Hung Lee, Dr. Blessings Isaac Kanyangale, Dr. Atupele George Msongole, Nabila Khanan Mulachela, S.M., M.B.A., dan Monika Dhanaraman, M.Sc. Peserta berasal dari berbagai program studi selingkung FISIPOL UNESA, dan juga diikuti oleh peserta dari Fakultas Ketahanan Pangan serta didukung oleh kolega dari Fakultas Vokasi UNESA yang sedang menempuh pendidikan doktoral di National Dong Hwa University.
Materi dalam workshop ini mencakup Adaptive Capacity Framework, Choice Experiment, Importance–Performance Analysis, Structural Equation Modeling, dan Sistem Informasi Geografis. Keragaman pendekatan tersebut membuka ruang kolaborasi lintas disiplin, terutama untuk penelitian tentang bencana alam, kapasitas adaptif masyarakat, ketahanan wilayah, pembangunan berkelanjutan, serta berbagai persoalan sosial dan lingkungan.
Memperkuat Peluang Riset dan Publikasi Bersama
Kemitraan Global untuk Mendukung SDGs
Peluang tersebut diperkuat oleh kesediaan Distinguished Professor Chun-Hung Lee untuk mengembangkan kolaborasi riset bersama para akademisi FISIPOL UNESA, khususnya pada tema bencana alam, kapasitas adaptif masyarakat, ketahanan wilayah, dan pembangunan berkelanjutan. Dengan demikian, workshop ditempatkan sebagai titik awal bagi produksi luaran akademik bersama, bukan sebagai kegiatan peningkatan kapasitas yang berdiri sendiri.
Kolaborasi
FISIPOL UNESA–NDHU secara langsung memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai
Tujuan melalui pertukaran pengetahuan, jejaring akademik internasional, dan
rencana pengembangan penelitian serta publikasi bersama. Peningkatan kompetensi
metodologis dosen dan mahasiswa juga mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas
dengan memperkuat ekosistem pembelajaran dan penelitian berbasis standar
akademik internasional.
Lebih lanjut, arah kolaborasi pada tema
ketahanan wilayah, bencana, kapasitas adaptif, dan pembangunan berkelanjutan
memberi ruang kontribusi terhadap SDG 11: Kota dan Permukiman yang
Berkelanjutan serta SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim.
Keterkaitan ini menegaskan
bahwa internasionalisasi akademik bukan semata-mata perluasan jejaring, melainkan sarana untuk menghasilkan pengetahuan yang relevan bagi tantangan pembangunan
berkelanjutan. Melalui tindak lanjut riset bersama dan publikasi internasional,
FISIPOL UNESA menegaskan komitmennya untuk membangun budaya akademik yang
berorientasi pada kualitas, kolaborasi global, dan dampak penelitian di tingkat
nasional maupun internasional.
Penulis: LLS
Editor: Jlyo
Share It On: