Raih Juara Debat, Ilmu Komunikasi wakili FISH di Tingkat Universitas

National University Debate Contest atau NUDC adalah ajang tahunan yang digelar untuk mencari mahasiswa berbakat di bidang debat berbahasa inggris untuk mewakili universitas di tingkat nasional. Tahun ini Ilmu Komunikasi berhasil menyabet juara satu saat tahun sebelumnya hanya puas berada di peringkat 2. Kali ini mahasiswa 2017 berhasil membawa Ilmu Komunikasi mewakili fakultas di tingkat Universitas. Lomba yang dilaksanakan pada tanggal 28 lalu ini membawa Zainul dan Devin mengharumkan nama komunikasi. Selain Zainul dan Devin Ilmu Komunikasi juga mengirimkan satu tim lagi yakni Tuhfatul Eva dan Zhafran Basysyar. Berbeda dengan ketiga rekanya Eva adalah mahasiswa 2016 yang menyabet juara 2 pada tahun sebelumnya.

Persiapan yang dilakukan tim Ilmu Komunikasi sangat matang, setiap hari mereka melakukan simulasi debat dengan didampingi dosen. Mengasah teknik dan mengupdate berita- berita terbaru sehingga mampu membangun argumen yang kuat. Isu yang diangkat dalam NUDC adalah isu yang sedang hangat di masyarakat. Sehingga peserta harus siap secara manner, method dan tentu saja materi karena saat debat berlangsung peserta hanya diperbolehkan membaca materi dalam bentuk print out. Juri yang menilai debat tingkat Fakultas adalah 2 dosen UNESA dan satu dari UNAIR. Tuhfatul menggatakan keunggulanya sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi saat mengikuti contest debat adalah karena manner dalam debat berhubungan dengan kecakapan dalam berbicara dan menyampaikan pendapat dimana itu merupakan hal- hal yang dipelajari  dalam Ilmu Komunikasi sehingga memudahkanya beserta teman- teman Ilmu Komunikasi karena sudah memegang basic tata bicara dengan apik. Kini Davin dan Zainul akan disibukan dengan persiapan debat ditingkat Universitas yang akan dilaksanakan bulan April mendatang.

“ enaknya jadi mahasiswa ikom itu karena debat kan berhubungan dengan kepandaian bicara yang dimana kita sudah pelajari dikelas jadi lomba debat ini bisa jadi ajang pratek langsung apa yg kita pelajari di kelas terus kompetisi debat juga wadah bagi saya untuk mengembangkan ketrampilan saya dalam berbicara tentunya akan menambah wawasan karena saya harus banyak membaca berita dan materi kan” ungkap Tuhfatul sambil tertawa.(ikom/Hervina)