Mahasiswa Pendidikan Sejarah Belajar Menjadi Pemandu Wisata


Jurusan Pendidikan Sejarah dituntut untuk senantiasa mengembangkan institusi dan meningkatkan kemampuan peserta didiknya (mahasiswa) dalam proses pembelajaran sejarah. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan itu adalah memberikan bekal kemampuan memadukan antara sejarah, pariwisata dan entrepreneurship. Dalam rangka itulah, Jurusan Pendidikan sejarah FISH UNESA menyelenggarakan pelatihan manajemen Guide Tour Majapahit Travel, pada Jumat (07/04/2017), di Laboratorium Pendidikan Sejarah Unesa.

“Mahasiswa sejarah memilki potensi untuk mengembangkan dunia pariwisata melalui pendekatan edupreneur. Bekal ini bisa diwujudkan dalam bentuk menjadi pecandu wisata. Hal ini, tentunya akan bermanfaat dalam pengembangan proses pengajaran di lapangan dengan mengunjungi objek atau situs bersejarah,” tutur Hanan Pamungkas, selaku kajur Pendidikan Sejaarah Unesa dalam sambutan pembukaan pelatihan tersebut.

Dalam pelatihan yang dipandu oleh narasumber Dra. Luki Diana ini, mahasiswa Pendidikan Sejarah UNESA dilatih bagaimana dan seperti apa menguasai dasar-dasar menjadi pemandu wisata. Diantaraya adalah memberikan bimbingan, penjelasan dan petunjuk tentang obyek wisata ataupun situs untuk diketahui dan dipahami oleh wisatawan.

Sejalan dengan itu, penampilan dan tingkah laku sebagai pemandu wisata juga harus diperhatikan karena harus meyakinkan, sopan dan rapi sehingga wisatawan dapat terpuaskan dengan pelayanan dari panduan wisatanya. (Hafid/RN)