Workshop Analisis Beban Kerja oleh BKN Kanreg II Surabaya

img_0291 img_0292

Sebanyak 80 mahasiswa prodi D3 Administrasi Negara mengikuti Workshop Analisis Beban Kerja pada Senin (3/10/16) yang bertempat di Gedung I3 FISH yang dimulai pada pukul 09.00 WIB. Acara ini merupakan rangkaian peringatan Dies Natalis Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Unesa 2016. Hadir sebagai narasumber utama dalam acara tersebut adalah Samir Gunawan, SH. (Kabid Pengembangan) dan Samsul Hidayat, SS., PSDM (Kasi Supervisi Kepegawaian) dari Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional II Surabaya.

Analisis Beban Kerja (ABK) merupakan mata kuliah baru yang dirancang sesuai dengan Kurikulum KKNI pada level 5 untuk diploma sesuai dengan masukan dari stakeholder yang diwakili oleh BKN Kanreg II Surabaya. Mata kuliah ABK ini baru diberikan pada mahasiswa angkatan 2015. Akan tetapi materi pada mata kuliah ini hanya diberikan secara ringkas dan belum mendalam hingga pada keterampilan menganalisis dan menghitung beban kerja secara intens sesuai dengan aturan dan pedoman yang berlaku karena keterbatasan waktu dan sks.

 

img_0298img_0293

Respon mahasiwa yang positif dan sangat antusias mengikuti pelatihan ini terlihat dari keaktifan mereka dalam bertanya maupun menjawab pertanyaan dari narasumber. Pelatihan yang diikuti para mahasiswa ini ditujukan untuk meningkatkan dan menguatkan pengetahuan, wawasan, serta keterampilan para mahasiswa D3 Administrasi Negara dalam melakukan penyusunan kebutuhan riil pegawai negeri sipil baik di instansi pusat maupun daerah berdasarkan beban kerja. Menurut Bapak Samir, pelatihan ABK ini tepat diberikan bagi para mahasiswa prodi D3 Administrasi Negara sehingga dapat menunjang kompetensi mahasiswa prodi D3 Administrasi Negara di bidang kepegawaian dan administrasi perkantoran, yang justru dibutuhkan oleh berbagai instansi pusat maupun daerah.

Pentingnya pelatihan ini didasari oleh kebijakan pemerintah pusat mengenai kewajiban melakukan penghitungan jumlah kebutuhan PNS yang tepat berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja, dan evaluasi jabatan serta kewajiban untuk menyusun proyeksi kebutuhan PNS selama lima tahun ke depan yang pemenuhannya dilakukan secara berkesinambungan. Harapan kedepannya, workshop seperti ini dapat berkembang dan berlanjut sesuai dengan kebijakan pemerintah, sehingga dapat para lulusan prodi D3 Administrasi Negara benar-benar memiliki keahlian khusus di bidang kepegawaian (analisis jabatan, analisis beban kerja, evaluasi jabatan, evaluasi diklat, dll) yang dibutuhkan instansi pemerintah pusat dan daerah sehingga mampu menyelenggarakan manajemen kepegawaian yang mengarah pada upaya peningkatan kualitas manajemen PNS ke depannya. (NN)